2.400 Pasien di AS Berpotensi Tertular HIV dan Hepatitis, Ini Penyebabnya

1 month ago 21
Rahasia Dari Master Ceng: Mainlah Mahjong Ways Dari Server Luar, Lebih Stabil Gampang Menang
Rahasia Sukses Master Oji Inilah Beberapa Pola Terbaik yang Membuat Anda Hoki Bermain Game Mahjong Ways
Starlight Princess x1000 : Kisah Sukses Master Lung yang Menang Puluhan Juta Karena Pola Terbaru
Ternyata Inilah Tujuan Bet 200 Dinaikkan Pada Game Mahjong Ways: Modal 50 Bisa Menang 6 Juta
Viral! Inilah Trik yang Sedang Ramai di Media Sosial yang Membuat Bandar Olympus Bocor: Pasti x1000!
Baru Lulus SMA Iseng Main Mahjong Ways: Anak Ini Langsung Jadi Jutawan
Detik-Detik Munculnya Scatter Hitam Di Mahjong Ways Terbaru : Apakah Kamu Pernah Merasakannya
Kabar Gembira Bagi Pecinta Mahjong Ways : Akan Ada Bonus Tambahan Untuk 100 Orang Pertama Login
Pesona Game Mahjong Ways di Tahun 2024 Dengan Desain Yang Menakjubkan

Jakarta -

Sebanyak 2.400 orang yang dirawat di rumah sakit di sekitar Portland, Oregon, Amerika Serikat berpotensi terpapar HIV (Human Immunodeficiency Virus), hepatitis B dan C, atau bahkan infeksi lainnya. Hal ini karena ahli anestesi tidak mengikuti praktik pengendalian infeksi yang tepat.

Providence, yakni sistem pelayanan kesehatan yang beroperasi di beberapa negara bagian di Amerika Serikat telah memberikan pernyataan terkait kasus ini.

"Kami baru-baru ini mengetahui bahwa praktik pengendalian infeksi komprehensif yang dilakukan Providence mungkin tidak diikuti oleh dokter selama beberapa prosedur di rumah sakit di wilayah Portland," bunyi pernyataan dari Providence, dikutip dari Live Science.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah sakit ini termasuk Pusat Medis Providence Willamette Falls dan Pusat Medis Providence Portland.

Dokter tersebut dipekerjakan oleh Oregon Anesthesiology Group (OAG) dan bekerja di dua fasilitas Providence antara tahun 2017 dan 2023. Ia juga berpraktik di rumah sakit Legacy Mount Hood Medical Center selama 6 bulan sejak Desember 2023.

OAG juga telah memberikan skors dan pemberhentian kepada dokter tersebut. Ke depannya, OAG telah menerapkan protokol dan prosedur baru untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi.

"Sebagai bentuk kehati-hatian, kami mendorong pasien-pasien ini untuk melakukan tes darah untuk menyaring infeksi-infeksi yang disebutkan di atas, tanpa biaya," kata Providence dalam pernyataannya.

Providence juga belum menyebutkan tentang protokol apa yang telah dilanggar. Namun, secara umum fasilitas kesehatan memiliki standar yang ketat mengenai cara membersihkan jarum suntik dan peralatan lainnya. Satu jarum suntik tidak boleh digunakan untuk banyak orang.


(dpy/kna)

Read Entire Article