Jakarta -
Polisi mengungkap sejumlah fakta terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami selebgram Cut Intan Nabila. Wanita berusia 23 tahun itu ternyata sudah berkali-kali menerima KDRT dari suaminya, Armor Toreador Gustifante.
Hal itu diungkapkan secara langsung oleh Armor Toreador dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, pada Rabu (14/8/2024). Armor mengaku telah melakukan kekerasan terhadap istrinya sejak 2020.
Armor kini telah ditetapkan sebagai tersangka usai tindakan kekerasannya kepada istri viral di media sosial. Pemilik bisnis barbershop ini resmi ditahan polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Cut Intan Nabila curhat melalui akun Instagram soal KDRT yang dilakukan oleh suaminya itu. Ia juga memposting rekaman CCTV di akunnya tersebut.
Dalam rekaman video tersebut terlihat Armor Toreador (25) memukuli Intan Nabila berkali-kali hingga bayinya yang berusia 1 minggu ketendang. Polres Bogor bergerak cepat menelusuri video viral tersebut dan mendatangi kediaman keduanya di Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Selasa (13/8).
Dalam waktu beberapa jam, polisi kemudian menangkap Armor Toreador di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Ia diamankan bersama 4 orang temannya sebelum melarikan diri.
Suami selebgram Cut Intan Nabila, Armor Toreador, ditangkap terkait KDRT. Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyatakan akan menindak tegas pelaku KDRT. (dok Polres Bogor)
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro berjanji mengusut tuntas kasus ini. Ia pun meminta masyarakat untuk turut mengawasi dan mengawal kasus ini hingga tuntas.
"Teman-teman wartawan media dan seluruh masyarakat, silakan kawal kami untuk melakukan penyelidikan ini dengan tuntas," kata Rio dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Rabu (14/8).
Rio meminta masyarakat apabila mendapatkan informasi terkait kasus ini untuk menyampaikan kepadanya. Sekecil apa pun informasi itu, ia berjanji akan menindaklanjutinya.
"Apabila ada informasi sekecil apa pun, sampaikan kepada saya secara langsung," imbuhnya.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengapresiasi Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dan jajaran yang sigap menangani kasus KDRT yang dialami selebgram Cut Intan Nabila. KemenPPPA mengatakan akan mengawal terus kasus ini hingga tuntas.
"Atas kerja keras Kapolres Bogor kami sampaikan terima kasih atas kerja cepat Pak Kapolres yang turun langsung ke lapangan menugaskan timnya dan kami sampaikan terima kasih juga kepada Kepala Dinas P3A Kabupaten Bogor yang tadi malam bersama kami sudah ke lokasi melihat bagaimana proses yang dilakukan yaitu visum," kata Asisten Deputi KemenPPPA Bidang Pelayanan Perempuan Korban Kekerasan, Rahmawati, dalam jumpa pers di Polres Bogor, Rabu (14/8).
Rahmawati menyampaikan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. KemenPPA memastikan akan memberikan penanganan terhadap korban dan ketiga anaknya yang masih di bawah umur.
Simak fakta-fakta Armor Toreador KDRT istri di halaman selanjutnya.....