
Transportasi kereta ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) memastikan layanan tetap berjalan normal di tengah terjadinya aktivitas demonstrasi di Jakarta dan sekitarnya.
Layanan beroperasi sesuai jadwal biasa tanpa perubahan dengan pola operasi weekday atau hari kerja sebanyak 396 perjalanan per hari. Pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, pola operasi weekend sebanyak 270 perjalanan per hari.
"LRT Jabodebek tetap beroperasi normal dan berupaya memberikan perjalanan yang aman bagi pengguna," kata Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi dalam keterangan resmi, Sabtu (30/8).
Sebagai langkah antisipatif, KAI menempatkan petugas keamanan tambahan di sejumlah stasiun yang berpotensi ramai, yakni Stasiun Dukuh Atas BNI, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran bank bjb, Cikoko, Ciliwung, dan Cawang. Kehadiran petugas ini diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban, memberikan informasi, serta memastikan keselamatan pengguna selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta.
LRT Jabodebek mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas umum dan selalu menjaga keselamatan diri di tengah aksi demonstrasi.
“Infrastruktur transportasi publik adalah milik bersama dan diperuntukkan bagi kenyamanan semua pengguna. Mari menjaga fasilitas ini agar tetap nyaman, aman, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” tambah Purnomosidi.
Ia kemudian menyampaikan KAI ikut prihatin dengan kondisi yang terjadi dan selalu siap memberikan layanan aman bagi masyarakat.
“Kami ikut prihatin dengan kondisi yang terjadi dan berharap situasi segera membaik. Petugas kami siap membantu pengguna agar ama selama menggunakan LRT Jabodebek,” pungkas Purnomosidi. (Ins/P-1)