Pencarian terhadap Muhammad Kenzie Alfarezzi terus berlanjut setelah tiga tahun berlalu sejak ia hilang diduga diculik di Dusun Danau, Kabupaten Bungo, Jambi. Kasus ini kembali mencuri perhatian publik usai beredarnya video seorang anak dari komunitas Suku Anak Dalam yang disebut mirip dengan Kenzie.
Respons cepat polisi, pemeriksaan saksi, hingga penelusuran teknologi informasi kembali diintensifkan untuk mencari titik terang keberadaan bocah tersebut. Penemuan Bilqis di Jambi dan penangkapan para pelakunya juga memantik penyidik membuka ulang seluruh petunjuk yang mungkin terkait.
Kenzie Bocah Jambi Hilang 3 Tahun, Pencarian Masih Berlanjut
Bocah bernama Muhammad Kenzie Alfarezzi telah hilang selama tiga tahun sejak diduga diculik pada 1 September 2022 di Dusun Danau, Kabupaten Bungo, Jambi. Kasus ini kembali menjadi perhatian setelah beredar video seorang anak di komunitas Suku Anak Dalam Jambi yang disebut-sebut mirip Kenzie.
"Berdasarkan laporan dari polres, tetap dilakukan usaha pencarian," kata Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Jimmy Christian Samma.
Isu kemunculan anak yang disebut mirip Kenzie langsung ditindaklanjuti oleh Polres Bungo dengan turun ke lokasi. Pemeriksaan dilakukan bersama keluarga, perangkat desa, hingga pendamping Suku Anak Dalam untuk memastikan identitas anak tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan ciri fisik yakni tanda lahir, bahwa benar yang bersangkutan adalah anak kandung dari SAD tersebut, bukan seperti yang viral diberitakan di media sosial," ujar Bambang.
Penyelamatan Bilqis Memantik Kembali Pencarian Kenzie
Kisah ditemukannya Bilqis di Jambi setelah diculik memicu perhatian baru terhadap hilangnya Kenzie. Polisi menyebut kasus Kenzie sebenarnya terus berjalan meski perkembangan minim sejak awal laporan.
"Dua hari lalu (11 November 2025), orang tuanya sudah kami undang kembali. Bukan selama ini kami diam, tidak, karena memang perkara ini, laporan anak hilang ini, sudah tiga tahun yang lalu," kata Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono.
Natalena menjelaskan bahwa bukti awal yang sangat terbatas membuat penyelidikan tidak mengalami kemajuan berarti. Namun, penemuan Bilqis yang salah satu pelakunya ditangkap di Merangin membuka kembali hubungan jejak penculikan ke wilayah Jambi.
"Bilqis yang dari Makassar ditemukan ataupun ditangkap (salah satu) pelakunya di Merangin, yang berhubungan dengan Jambi. Jadi, ditemukannya itu, maka dengan ini kami membuat tim khusus," ujar Natalena.
Polisi Telusuri Jejak Seluler untuk Cari Terduga Penculik Kenzie
Minimnya bukti awal membuat penyidik membuka ulang seluruh petunjuk dan memeriksa kembali para saksi yang melihat kejadian pertama kali.
"Jadi kita buka kembali, kita telusuri, kita panggil saksi yang melihat awalnya dulu," kata Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono.
Natalena menjelaskan penggunaan teknologi informasi menjadi salah satu langkah penting, termasuk pengambilan Read Entire Article

4 weeks ago
21




















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5383272/original/088478300_1760668597-Joy_Wahjudi__CEO_Erajaya_Digital_di_peluncuran_iPhone_17_Series_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5099595/original/076851300_1737187075-1737186206385_mimpi-masuk-rumah-sakit-menurut-islam.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2974420/original/001300500_1574390017-0E6A0619-01.jpeg)














