Shortfall di 2025, Pengusaha Sebut Target Pajak 2026 Sulit Tercapai

2 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Shortfall di 2025, Pengusaha Sebut Target Pajak 2026 Sulit Tercapai Ilustrasi(Dok Freepik)

TARGET penerimaan pajak Indonesia pada 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun, meningkat 13,5% dari tahun sebelumnya, dinilai sulit tercapai. Hal itu disampaikan Ketua Komite Tetap Bidang Perpajakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Ajib Hamdani dalam acara Outlook Perpajakan dan Partnership Gathering Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (20/1).

“Kalau dibilang possible (mungkin), ya possible. Tapi achievable (dapat dicapai/realistis) atau nggak? Perkiraan kita ya berat untuk bisa achieve,” katanya.

“Target pajak tahun 2026 itu Rp2.357,7 triliun. Kalau based on kita adalah penerimaan di Desember 2025 yang hanya Rp1.917 triliun, bisa bayangkan lompatnya 22%,” imbuhnya.

Sebagai informasi, realisasi penerimaan pajak tercatat mengalami shortfall (ketidaktercapaian target penerimaan pajak) sebesar Rp271,7 triliun sepanjang 2025. Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Ajib mengatakan jika ingin penerimaan pajak tidak shortfall lagi, maka dibutuhkan sinergi tiga sektor yang mempunyai tanggung jawab kolektif-kolegial, yaitu pemerintah, dunia usaha, dan konsultan pajak.

“Konsultan pajak itu adalah partner pemerintah, bukan musuh pemerintah. Ketika kita sebagai konsultan ketemu dengan dirjen pajak misalnya, dengan Kemenkeu, kita sama-sama punya tujuan untuk peningkatan penerimaan perpajakan,” ujarnya.

Sementara strategi yang perlu dilakukan pemerintah, katanya, setidaknya ada empat. Keempatnya yakni perluasan basis perpajakan; peningkatan kepatuhan sukarela; penguatan penegakan hukum pajak; serta reformasi peraturan perpajakan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Ekonom FEB UI sekaligus Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah Fithra Faisal Hastiadi menyebut shortfall pajak ini merupakan permasalahan yang struktural. Menurutnya, potensi shortfall dari revenue itu bisa diduga karena trajektori yang sudah parah.

Fithra mencontohkan praktik export mis-invoicing. Hal itu, katanya, pernah diungkapkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin Ketika 80% hasil timah Indonesia dibawa ke luar negeri secara ilegal tanpa membayar pajak.

“Modus operandinya, misalnya gini, waktu itu Pak Sjafrie sempat bilang, ada negara yang bukan produsen komoditas tertentu, tapi bisa ekspor komoditas itu. Dari mana? Dari Indonesia salah satunya,” paparnya.

Ia mencontohkan, pajak penghasilan (Pph) di Indonesia untuk ekspor barang-barang komoditas itu lebih tinggi dibandingkan dengan di Singapura. Karena itu, ketika suatu pihak mengekspor komoditas tersebut, dibuatlah dengan harga internasional yang lebih rendah.

“Sehingga realisasi labanya di sini lebih sedikit, kemudian dijual ke Singapura dengan affiliated company-nya, di Singapura dia jual lagi dengan harga internasional, sehingga realisasi laba di sana jauh lebih tinggi. Tapi nggak apa-apa, karena tax rate-nya lebih rendah,” ungkap Fithra.

Potensi pendapatan pajak yang hilang dari mis-invoicing itu, katanya, sekitar Rp1.300 triliun. Dengan potensi-potensi lain yang bisa dibenahi, terdapat sekitar Rp1.700 triliun per tahun pajak yang bisa dioptimalkan.

“Kalau kita dapat 30% saja dari itu, sekitar Rp500 triliun, sebenarnya sudah ketutup tuh defisit (APBN),” pungkasnya. (Ifa)

Read Entire Article