KEPALA Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan tim SAR gabungan pencarian korban longsor di di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menemukan 94 kantong jenazah sejak hari pertama pencarian hingga hari ke-14 pada Jumat, 6 Februari 2026. Hari ini merupakan hari terakhir penetapan status tanggap darurat bencana longsor Cisarua, namun pencarian masih berlangsung.
Ade berharap cuaca dalam kondisi cerah agar pencarian korban berjalan optimal. Pencarian korban dilakukan di lokasi tertentu mengikuti informasi warga. “Mudah-mudahan informasi dari RT dan keluarga bisa menghasilkan temuan-temuan korban," ucap dia, dikutip dari siaran pers Humas Jabar.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Tim SAR gabungan masih menemukan korban longsor yang ditempatkan dalam dua kantung jenazah pada Kamis, 5 Februari 2026. Kantung jenazah korban tersebut diserahkan pada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar.
Identitas korban longsor yang telah teridentifikasi sebanyak 71 korban jiwa. Selain itu, masih ada 20 kantong jenazah korban dalam proses identifikasi.
Ketua Tim Penanggulangan Bencana Longsor Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir mengatakan, tim SAR gabungan telah bertemu dengan keluarga korban untuk membicarakan kelanjutan pencarian korban longsor. “Mereka ikhlaskan apabila selesai masa tanggap darurat," kata dia, dikutip dari siaran pers, Jumat.
Peristiwa longsor Cisarua terjadi pada Sabtu, 24 Januari lalu. Tanah menimbun tiga kampung di Desa Pasirlangu, yaitu Kampung Pasirkuning RT 05/RW 11, Kampung Pasirkuda RT 01/RW 10, dan Kampung Babakan Cibudah RT 06/RW 07. Pada awal musibah, Basarnas mencatat ada 155 orang korban dan 35 unit rumah tertimbun.

12 hours ago
7







































