Tak Ada Toleransi Praktik Mata Elang Berujung Kekerasan

1 month ago 15
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Tak Ada Toleransi Praktik Mata Elang Berujung Kekerasan Polisi berjaga di area kios-kios yang terbakar pascakericuhan di kawasan Kalibata, Jakarta, Jumat (12/12/2025) .(Antara)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan sikapnya untuk penegakan hukum terhadap aksi premanisme berkedok penagihan atau yang dikenal sebagai "mata elang", menyusul insiden pengeroyokan dan perusakan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di masyarakat.

"Saya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, dan saya sudah meminta untuk ditegakkan hukum," kata Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (13/12).

Pramono mengakui kasus yang awalnya terlihat sebagai persoalan kecil, yakni penagihan oleh "mata elang" kepada kelompok tertentu, kemudian berkembang menjadi konflik kekerasan yang memicu aksi balas-membalas. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak sosial yang luas dan menjadi beban bagi pemerintah daerah.

"Awalnya memang kelihatannya kecil, ada mata elang yang menagih kepada kelompok tertentu, kemudian terjadi kekerasan dan saling balas-membalas. Kalau dibiarkan, ini menjadi beban bagi Pemerintah DKI Jakarta," jelasnya.

Kewenangan Penuh
Gubernur DKI menegaskan bahwa ibu kota harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh warga, baik dalam beraktivitas sosial maupun ekonomi. Oleh karena itu, ia tidak menginginkan praktik premanisme serupa terulang di Jakarta.

Pramono memberikan kewenangan penuh kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskan perkara tersebut. "Saya tidak mau kejadian seperti ini terulang kembali di Jakarta. Maka untuk itu, saya memberikan keleluasaan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ini menjadi tugas aparat, biarkan mereka menyelesaikan terlebih dahulu sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Pramono.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan segera melapor apabila menemukan praktik premanisme atau tindakan yang melanggar hukum di lingkungan sekitarnya. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat diharapkan dapat membebaskan Jakarta dari praktik premanisme.

Penyebab dan Korban
Kepolisian membenarkan bahwa utang sepeda motor menjadi pemicu pengeroyokan dan perusakan yang menewaskan dua penagih utang atau "mata elang" berinisial MET dan NAT di kawasan Kalibata pada Kamis (11/12) malam.

Selain pengeroyokan yang berujung kematian, sekelompok massa juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung, serta kendaraan bermotor di lokasi kejadian.

Kapolsek Pancoran Komisaris Mansur menyebutkan, hingga Jumat (12/12), pihaknya telah memeriksa enam orang saksi dari pihak warga yang melihat langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Jumlah saksi dimungkinkan bertambah seiring proses pendalaman kasus lebih lanjut. (Ant/P-2)

Read Entire Article