Tiga Dekade Perahu Cadik Jayapura, Museum Bahari Hadirkan Pameran Looking For The East

1 month ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

INFO NASIONAL - Pameran temporer “Looking for the East” resmi dibuka di Museum Bahari, Jakarta Utara, pada Senin, 8 Desember 2025. Pameran ini menjadi perayaan tiga dekade hadirnya koleksi perahu cadik Papua Jayapura 02 di Museum Bahari, sekaligus mempertegas komitmen museum dalam pelestarian budaya maritim.

Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta, Mis’ari mengatakan, pameran temporer “Looking for the East” digelar oleh Unit Pengelola Museum (UPM) Kebudayaan Jakarta dengan didanai oleh dana alokasi khusus Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Museum dari Kementerian Kebudayaan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia menjelaskan, pameran tersebut menjadi bukti komitmen Museum Bahari di bawah Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai institusi budaya yang berfokus pada bidang kemaritiman. “Pameran ini merupakan wujud dari bukti bahwa kami menjalankan tugas dan fungsi sebagai lembaga budaya khusus dalam bidang kemaritiman,” ujarnya.

Lebih jauh, Mis’ari juga menegaskan bahwa pameran temporer “Looking for the East” ini menunjukkan bahwa Museum Bahari juga turut ambil dalam mendukung Jakarta sebagai kota global dengan senantiasa merawat sejarah dan budaya.

“Oleh karena itu kami mengundang berbagai pihak, mari bersinergi dan berkolaborasi dengan kami dan dengan jajaran di bawah Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Di sisi lain, Mis’ari mengatakan bahwa pameran yang berlangsung dari 8 Desember 2025 hingga 26 Maret 2026 itu akan disemarakkan oleh kolaborasi berbagai pihak, termasuk komunitas seni, akademisi, dan perwakilan daerah.

Ia menuturkan, selama periode penyelenggaraan, museum telah menyiapkan serangkaian program yang digelar secara kolaboratif untuk memperkaya pengalaman pengunjung dan memperluas jangkauan edukasi mengenai budaya maritim.

Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta Mis’ari (kiri) bersama Sekretaris Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Retno Setiowati meninjau koleksi perahu cadik Papua Jayapura 02, pada Senin, 8 Desember 2025. TEMPO/Hendy Mulia

Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Retno Setiowati mengatakan, pameran ini bukan hanya menghadirkan koleksi dan artefak, tetapi juga membangkitkan kembali konektivitas inovasi dan kemaritiman yang menjadi identitas bangsa.

“Melalui hasil riset dan proses kuratorial yang mendalam, kita diajak untuk menelusuri kekayaan budaya maritim dari kawasan timur Indonesia. Narasi yang disajikan bukan hanya tentang bentuk benda, tetapi juga tradisi yang hidup, identitas masyarakatnya, serta kontribusi mereka dalam membangun wajah kemaritiman Indonesia hingga hari ini,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta dan seluruh mitra baik di dalam maupun luar negeri yang telah bekerja keras untuk mewujudkan pameran ini. “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya maritim bukan hanya upaya lokal, tapi juga gerak lintas bersama antarwilayah dan antarbangsa,” katanya.

Ia menjelaskan, Jakarta sebagai kota global memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat diplomasi budaya dan memelihara warisan sejarah maritim bangsa. Museum Bahari Jakarta lewat pameran ini menurutnya telah menunjukkan bahwa museum bukan hanya sekedar ruang untuk menyimpan benda, tetapi juga menjadi ruang pertemuan gagasan, pembelajaran, kolaborasi yang lintas antargenerasi dan antarbangsa. 

“Semoga pameran ini dapat menjadi inspirasi, pengingat, dan memantik semangat bagi kita semua bahwa kejayaan masa lalu bukan untuk dilupakan, melainkan juga untuk pondasi membangun masa depan.” (*)

Read Entire Article