Zainudin Amali Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas U-22 di SEA Games 2025

1 month ago 16
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Zainudin Amali Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas U-22 di SEA Games 2025 Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali(Antara)

Pengamat sepak bola senior Tommy Welly atau Bung Towel melontarkan kritik tajam terhadap manajemen Timnas U-22 Indonesia setelah tim gagal melaju dari fase grup SEA Games 2025. Ia secara terbuka menyebut Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.

Menurut Bung Towel, Zainudin Amali berperan sebagai penanggung jawab sekaligus pimpinan proyek Timnas Indonesia, sehingga tidak bisa melepaskan diri dari hasil buruk yang diraih Garuda Muda. Ia menilai kegagalan ini bukan hanya soal tersingkir di fase grup, tetapi juga berkaitan dengan kualitas permainan tim yang jauh dari ekspektasi.

“Secara keseluruhan permainannya buruk. Awalnya banyak yang memprediksi ini tim kuat, apalagi sempat mengalahkan Mali dan diperkuat empat pemain keturunan. Tapi hasil akhirnya justru paradoks, ini gagal,” ujar Bung Towel kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (13/12).

Empat pemain keturunan yang dimaksud adalah Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Dion Markx, dan Jens Raven. Namun, menurut Bung Towel, kehadiran mereka tidak berdampak signifikan terhadap performa tim secara kolektif.

Ia menilai kegagalan Timnas U-22 berakar pada dua persoalan utama, yakni kualitas kepelatihan dan mekanisme penunjukan tim pelatih yang dinilainya tidak berbasis kompetensi. Bung Towel juga menyoroti lamanya pemusatan latihan yang dijalani tim, tetapi tidak tercermin dalam peningkatan performa di lapangan.

Dari sisi taktik, ia mengkritik pendekatan permainan yang dianggap monoton dan minim variasi. Bung Towel menyinggung ketergantungan berlebihan pada lemparan ke dalam sebagai senjata utama serta mempertanyakan kejelasan peran sejumlah pemain dalam skema permainan, termasuk posisi Robi Darwis.

“Ada kebingungan dalam arah permainan. Ini terlihat dari keputusan-keputusan di lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, Bung Towel menilai penunjukan Indra Sjafri sebagai pelatih tidak sepenuhnya melalui proses seleksi yang adil dan terbuka. Ia menyebut adanya faktor kedekatan dan favoritisme dalam struktur internal PSSI.

“Indra punya rekam jejak, tapi dia juga mendapat kesempatan yang tidak selalu diberikan kepada pelatih lain. Posisi dia di struktur PSSI membuat persaingan jadi tidak fair,” ujar Bung Towel.

Ia bahkan menyinggung adanya dinamika internal dan pembelahan faksi pascakegagalan di Piala Dunia yang dinilai turut memengaruhi pengambilan keputusan di tubuh federasi. Atas dasar itu, Bung Towel menegaskan bahwa Zainudin Amali sebagai penanggung jawab utama proyek Timnas U-22 SEA Games 2025 harus bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini.

“Sebagai PIC tim nasional di ajang ini adalah Amali, maka tanggung jawab ada di sana,” tegasnya.

Timnas Indonesia U-22 harus tersingkir di fase grup SEA Games 2025 meski menutup laga terakhir Grup C dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar. Indonesia finis di posisi kedua grup dengan tiga poin, namun gagal lolos ke semifinal karena kalah produktivitas gol dari Malaysia yang menjadi runner-up terbaik Grup B.

Malaysia mencatat selisih gol 4-3, sementara Indonesia hanya 3-2. Hasil tersebut membuat Garuda Muda gagal mempertahankan medali emas yang diraih pada SEA Games 2023 di Kamboja. (Ant/E-3)

Read Entire Article