Grok AI Milik Elon Musk Bikin Geger, Regulator Inggris Selidiki X

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Platform X milik Elon Musk tengah diperiksa otoritas Inggris, Ofcom, setelah chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) Grok AI diduga menghasilkan ribuan gambar seksual perempuan dan anak.

Kasus ini memicu kekhawatiran serius terkait perlindungan anak dan kepatuhan platform digital terhadap Undang-Undang Keamanan Online Inggris.

Ofcom menyatakan, dikutip Selasa (13/1/2026), bahwa X berpotensi melanggar Online Safety Act, di mana regulasi mewajibkan platform digital memblokir konten illegal untuk mencegah peredaran materi pornografi, pelecehan citra pribadi, serta eksploitasi seksual anak.

Menurut Ofcom, unggahan berupa gambar seseorang yang dimodifikasi seolah tanpa busana dapat masuk kategori pelanggaran serius, mulai dari penyalahgunaan gambar intim hingga konten bermuatan kekerasan seksual terhadap anak.

“Temuan terkait penggunaan Grok untuk memproduksi dan menyebarkan gambar intim ilegal tanpa persetujuan serta materi eksploitasi anak sangat mengkhawatirkan,” kata perwakilan Ofcom.

Ia menegaskan bahwa platform digital bertanggung jawab melindungi masyarakat Inggris dari konten yang bertentangan dengan hukum, terutama jika berpotensi membahayakan anak di bawah umur.

Dalam proses pemeriksaan, X saat ini bekerja sama dengan Ofcom mengenai langkah kepatuhan yang ditempuh perusahaan. Meski demikian, regulator belum mengungkap secara rinci kebijakan baru yang mungkin diterapkan X karena proses investigasi masih berlangsung.

Jika terbukti melanggar, X berpotensi dikenai sanksi finansial hingga 10 persen dari pendapatan global perusahaan. Tidak menutup kemungkinan pula layanan Grok dibatasi atau diblokir di Inggris, menyusul kebijakan serupa yang sebelumnya diterapkan di Indonesia dan Malaysia.

Risiko Sanksi dan Pembatasan Layanan

Ofcom memastikan penyelidikan akan dilakukan secara cepat, namun tetap sesuai prosedur hukum. X juga diberikan ruang untuk menanggapi temuan awal sebelum regulator mengambil keputusan akhir.

Hingga kini, pihak X belum memberikan tanggapan resmi. Namun, Elon Musk sebelumnya menilai kritik terhadap Grok kerap digunakan untuk “alasan melakukan sensor”.

X juga pernah menyampaikan komitmen untuk melaporkan konten berbahaya kepada aparat serta memblokir permanen akun yang menyalahgunakan fitur pengolah gambar.

Seiring dengan mencuatnya kasus ini, pemerintah Inggris berencana memperketat aturan terkait teknologi pembuat gambar digital. Menteri Teknologi Inggris, Liz Kendall, menyampaikan bahwa aturan baru akan melarang penyediaan alat yang dirancang khusus untuk menghasilkan konten seksual.

Di sisi lain, sejumlah anggota parlemen menilai masih terdapat celah hukum dalam Online Safety Act, khususnya terkait kemampuan AI yang memanipulasi gambar seseorang.

Meski begitu, Ofcom menegaskan bahwa gambar buatan kecerdasan buatan, termasuk deepfake, tetap dapat dikategorikan sebagai konten CSAM bila menggambarkan eksploitasi anak atau pelanggaran privasi.

Regulasi Deepfake Jadi Sorotan

Ofcom menjelaskan, gambar buatan AI, termasuk deepfake dan media manipulasi lainnya, dapat dianggap sebagai “pseudo-foto.” Jika gambar tersebut memberi kesan menampilkan anak, maka tetap diperlakukan sebagai konten yang melibatkan anak.

Meski sebagian pengguna menganggap gambar berpakaian minim bukan bentuk pelanggaran, aturan di Inggris mengartikan kondisi intim sebagai tampilan bagian tubuh sensitif yang tertutup tipis atau transparan.

Ofcom menegaskan perannya bukan sebagai lembaga penyensor. Penilaian atas legalitas suatu konten tetap berada di tangan platform.

Platform wajib menentukan apakah suatu unggahan melanggar hukum. Kami tidak menunjuk konten tertentu untuk dihapus,” tegas Ofcom.

Elon Musk akan Buka Algoritma Terbaru X

Pemilik platform X, Elon Musk, mengumumkan rencana membuka algoritma terbaru media sosial tersebut ke publik dalam waktu dekat. Langkah ini diklaim sebagai upaya transparansi di tengah sorotan regulator Eropa terhadap sistem rekomendasi konten X.

Pernyataan tersebut disampaikan Musk melalui unggahan di X pada Sabtu (10/1/2026) waktu setempat. Ia mengatakan perusahaan bakal membuka seluruh kode sumber yang digunakan dalam sistem rekomendasi X, baik untuk unggahan organik maupun konten iklan, dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.

“X akan membuat algoritma terbaru, termasuk seluruh kode yang menentukan rekomendasi konten organik dan iklan, menjadi open source dalam tujuh hari,” tulis Musk.

Mengutip Engadget, Selasa (13/1/2026), rencana tersebut muncul di tengah meningkatnya pengawasan terhadap sistem rekomendasi X. Algoritma platform itu tengah diselidiki otoritas Prancis dan Komisi Eropa. Bahkan, Komisi Eropa diketahui telah memperpanjang perintah penyimpanan data terhadap X hingga 2026.

Sorotan terhadap X semakin tajam setelah chatbot kecerdasan buatan milik perusahaan, Grok, sempat disorot karena menghasilkan konten pelecehan seksual terhadap anak atas permintaan pengguna.

Selain itu, Grok juga dilaporkan masih digunakan untuk memanipulasi gambar perempuan secara digital tanpa persetujuan.

Read Entire Article