Laba BSI naik 8,02 persen jadi Rp7,57 triliun pada 2025

11 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Bank Syariah Indonesia mampu tumbuh secara solid di atas (rata-rata) industri, baik sisi aset, pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan aset, pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) melebihi rata-rata industri perbankan nasional sepanjang 2025, sehingga mendorong peningkatan laba sebesar 8,02 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp7,57 triliun.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan bahwa pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi bisnis yang progresif di berbagai segmen, termasuk bank emas dan tabungan haji.

“Alhamdulillah, Bank Syariah Indonesia mampu tumbuh secara solid di atas (rata-rata) industri, baik dari sisi aset, pembiayaan, dan Dana Pihak Ketiga,” ujar Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, Jumat.

Ia menuturkan total aset perseroan per Desember 2025 mencapai Rp456 triliun, atau tumbuh 11,64 persen yoy.

Sedangkan dari sisi intermediasi, penyaluran pembiayaan tumbuh 12,58 persen yoy menjadi Rp318 triliun, melampaui pertumbuhan pembiayaan perbankan nasional yang berada di angka 7,74 persen yoy maupun pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 7,67 persen yoy.

“Kalau dilihat dari Rp318 triliun pembiayaan kami di tahun 2025, Rp285 triliun itu pembiayaan yang terkait dengan consumer banking (konsumen), ASN, (pegawai) BUMN, TNI, Polri, UMKM, rumah sakit dan pendidikan,” kata Anggoro.

Ia menyampaikan, hanya sekitar 10 persen porsi pembiayaan yang disalurkan bagi korporasi selain BUMN maupun nasabah lainnya di luar kelompok tersebut.

Di tengah kenaikan penyaluran pembiayaan tersebut, ia memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio pembiayaan macet atau Non-Performing Financing (NPF) gross di level 1,81 persen dan NPF nett sebesar 0,47 persen.

Disiplin manajemen risiko juga terjaga, yang tercermin dari Cost of Credit (CoC) yang cukup rendah pada level 0,84 persen.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh signifikan 16,20 persen yoy menjadi Rp380 triliun, didominasi dana murah (Current Account Saving Account/CASA) sebesar 61,62 persen, atau Rp234 triliun, dengan tabungan sebagai mesin pertumbuhan yang naik 15,72 persen yoy menjadi Rp162,63 triliun.

Peningkatan DPK juga didukung oleh penambahan jumlah rekening Tabungan Haji yang telah melebihi 6 juta rekening dengan total nilai sebesar Rp15,9 triliun, atau meningkat 10,03 persen yoy.

Sepanjang 2025, perseroan juga mencatat penambahan nasabah baru sebanyak 2,03 juta orang, sehingga total kini mencapai 23,1 juta nasabah.

“Pertumbuhan tahun lalu sebanyak 2 juta nasabah itu adalah pertumbuhan tertinggi sejak BSI berdiri,” ucap Anggoro.

Baca juga: BSI sandang status "persero", siap dukung langkah strategis pemerintah

Baca juga: Mudahkan nasabah, BSI hadirkan fitur "contactless" di kartu pembiayaan

Baca juga: BSI raih peringkat 1 rating ESG Global Islamic Banking

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article