Para pemain Arsenal melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Chelsa di laga leg pertama semifinal Piala Liga.(AFP/Ben Stansall)
ARSENAL menapakkan satu kaki di final Piala Liga 2025/2026 setelah menumbangkan Chelsea dengan skor tipis 3-2 di laga leg pertama semifinal yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (15/1) dini hari WIB. Kemenangan ini mempertegas status "Set Piece FC" bagi skuat asuhan Mikel Arteta yang kembali mencetak gol melalui skema bola mati.
Dominasi Awal The Gunners dan Efektivitas Set Piece
Laga baru berjalan tujuh menit, publik tuan rumah langsung terbungkam. Berawal dari sepak pojok Declan Rice, Ben White berhasil menyambut bola dengan sundulan akurat yang gagal diantisipasi oleh Robert Sanchez. Gol cepat ini memberikan tekanan besar bagi Chelsea yang tampil tanpa kekuatan penuh menyusul absennya Cole Palmer dan Reece James karena cedera.
Memasuki babak kedua, Arsenal kembali memperlebar jarak pada menit ke-49. Bomber asal Swedia, Viktor Gyokeres, menunjukkan insting predatornya dengan memanfaatkan blunder Robert Sanchez yang gagal menangkap bola silang dengan sempurna. Skor 2-0 untuk keunggulan tim tamu sempat membuat mental pemain The Blues goyah.
Kebangkitan Alejandro Garnacho dan Gol Solo Zubimendi
Harapan bagi Chelsea muncul di menit ke-57. Alejandro Garnacho yang dipasang sebagai motor serangan berhasil memperkecil ketertinggalan setelah menyelesaikan umpan tarik matang dari Pedro Neto. Gol tersebut sempat membakar semangat anak asuh Liam Rosenior untuk mencari gol penyeimbang.
Namun, Arsenal menunjukkan kelasnya sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris saat ini. Pada menit ke-71, Martin Zubimendi melakukan aksi individu memukau di lini tengah sebelum melepaskan tembakan keras yang merobek jala Chelsea untuk ketiga kalinya.
Garnacho kembali mencetak gol pada menit ke-83 untuk mengubah skor menjadi 2-3, namun hingga peluit panjang dibunyikan, Chelsea gagal mencetak gol tambahan. Hasil ini membuat Chelsea wajib menang dengan selisih dua gol pada leg kedua di Emirates Stadium jika ingin melaju ke Wembley.
Statistik Kunci Pertandingan
| Skor Akhir | 2 | 3 |
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Total Tembakan | 12 | 14 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 5 | 7 |
| Penyelamatan Kiper | 4 | 3 |
Ujian Berat Liam Rosenior di Leg Kedua
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Liam Rosenior dalam laga kandang pertamanya sebagai pelatih Chelsa. Meski The Blues menunjukkan karakter pantang menyerah, lini pertahanan mereka terlihat rapuh saat menghadapi transisi cepat Arsenal. Rosenior kini memiliki waktu hingga 3 Februari mendatang untuk meramu strategi balasan guna membalikkan keadaan di kandang lawan.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

4 hours ago
3




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425048/original/028386900_1764209563-konate.jpg)


















