Liputan6.com, Jakarta - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie gagal mencapai semifinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 usai dikalahkan Kunlavut Vitidsarn asal Thailand 14-21, 21-18, 8-21 di Adidas Arena, Jumat (29/8/2025) malam WIB.
Dengan hasil ini, dia tidak mampu mengikuti jejak Putri Kusuma Wardani yang melaju usai mengalahkan PV Sindhu asal India 21-14, 13-21, 21-16.
Kemenangan Jonatan Christie
Kedua pemain bergantian berebut angka, dengan Vitidsarn memimpin 11-9 pada interval. Jagoan Negeri Gajah Putih itu memperlebar lalu keunggulan hingga 14-10, 18-12, hingga mengamankan gim pembuka.
Dalam posisi tertinggal, Jojo bangkit dan tampil lebih agresif pada gim kedua. Dia melesat 8-2 dan 12-5. Namun, Vitidsarn bisa memangkas defisit 13-15 dan menyamakan skor 17-17. Meski begitu, Jojo membalas dan merebut tiga angka beruntun yang membantunya memaksa rubber.
Sayang Jonatan gagal menjaga momentum. Dia tercecer 0-7 dan 2-10 di gim penentu. Pada skor 5-12, terjadi momen kontroversial ketika pukulan Jojo dinilai keluar oleh hakim haris.
Jojo melakukan challenge, tapi tidak tertangkap teknologi sehingga keputusan di lapangan yang dipakai. Namun, tayangan ulang jelas menunjukkan pukulan Jojo masuk.
Walau coba bangkit, selisih yang terlalu lebar mempersulit perjuangan Jojo untuk mengejar. Dia akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.
Masih ada satu wakil Indonesia lain yang bertanding di perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025. Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi bersua Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang).
Berita video selebrasi kemenangan Jonatan Christie di semifinal Indonesia Masters 2023, usai menyingkirkan wakil China, Shi Yuqi, Sabtu (28/1/2023)