Kebiasaan Makan Sehat di Sekolah, WHO Ungkap Dampaknya bagi Masa Depan Anak

2 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Mengajarkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat di sekolah dapat membantu mereka mengembangkan kebiasaan makan sehat seumur hidup. Hal ini disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) usai merilis pedoman global terbaru terkait kebijakan dan intervensi berbasis bukti untuk menciptakan lingkungan makanan sekolah yang sehat.

WHO menyarankan setiap negara mengadopsi praktik sekolah yang baik, yakni memastikan makanan dan minuman yang disediakan atau tersedia di lingkungan sekolah adalah sehat dan bergizi.

Seruan tersebut muncul di tengah meningkatnya angka kelebihan berat badan dan obesitas pada anak-anak secara global, sementara masalah kekurangan gizi masih menjadi tantangan yang terus berlanjut.

Sekolah pun berada di garis depan dalam menghadapi beban ganda kekurangan gizi ini. Pada 2025, sekitar satu dari 10 anak usia sekolah dan remaja, atau sekitar 188 juta anak, diperkirakan hidup dengan obesitas di seluruh dunia, jumlah yang melampaui anak-anak dengan berat badan kurang.

"Makanan yang dikonsumsi anak-anak di sekolah, serta lingkungan yang membentuk pilihan makanan mereka, dapat berdampak besar pada proses pembelajaran dan membawa konsekuensi seumur hidup bagi kesehatan serta kesejahteraan mereka," ujar Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam keterangan resmi yang dikutipĀ Health Liputan6.comĀ pada Minggu, 1 Februari 2026.

"Memastikan nutrisi yang tepat di sekolah sangat penting untuk mencegah penyakit di kemudian hari dan menciptakan generasi dewasa yang lebih sehat," tambahnya.

Tedros, menekankan, kebiasaan makan sehat dimulai sejak dini. Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, sehingga lingkungan ini menjadi tempat strategis untuk membentuk pola makan seumur hidup sekaligus mengurangi kesenjangan kesehatan dan gizi.

Saat ini, diperkirakan sekitar 466 juta anak di seluruh dunia menerima makanan sekolah. Namun, informasi mengenai kualitas gizi dari makanan yang mereka konsumsi masih tergolong terbatas.

Kebiasaan Makan Sehat Dimulai Sejak Dini

Dalam pedoman tersebut, WHO merekomendasikan agar sekolah meningkatkan penyediaan makanan guna mendorong konsumsi makanan dan minuman yang mendukung pola makan sehat. Secara khusus, WHO menyarankan:

  • Menetapkan standar atau aturan untuk meningkatkan ketersediaan, pembelian, dan konsumsi makanan serta minuman sehat, sekaligus membatasi makanan tidak sehat (rekomendasi kuat).
  • Menerapkan intervensi dorongan (nudging) untuk mendorong anak-anak memilih, membeli, dan mengonsumsi makanan serta minuman yang lebih sehat (rekomendasi bersyarat). Intervensi ini dapat mencakup perubahan penempatan, penyajian, maupun harga pilihan makanan yang tersedia bagi anak-anak.
Read Entire Article