Jerman mengkritik Rusia dan China karena mendukung Iran

13 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Berlin (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Jerman melontarkan kritik keras kepada Rusia dan China atas dukungan berkelanjutan kedua negara tersebut terhadap rezim Iran di tengah gelombang unjuk rasa anti pemerintah yang meluas di negara itu.

“Kerja sama antara Iran, Rusia, dan sebagian juga China — segitiga ini bertanggung jawab atas banyak kemalangan di dunia,” kata Johann Wadephul pada Selasa (13/1) waktu setempat kepada penyiar publik ARD saat melakukan kunjungan ke Washington, DC.

Wadephul menuduh pemerintah Iran menekan demonstrasi dan menggunakan kekerasan berlebihan terhadap para pengunjuk rasa, serta menyatakan bahwa rezim tersebut telah kehilangan legitimasi untuk memerintah negara itu.

“Rezim ini harus diisolasi secara tegas,” ujar Wadephul.

Menteri Jerman itu juga menambahkan bahwa Berlin telah meningkatkan upaya diplomatik untuk mendorong sanksi yang lebih keras serta memasukkan Garda Revolusi Iran ke dalam daftar sanksi anti teror Uni Eropa.

Ketika ditanya mengenai peringatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran dan spekulasi terkait kemungkinan intervensi militer, Wadephul mengatakan bahwa ia telah membahas perkembangan terbaru dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

“Saya tidak tahu apa keputusan akhirnya. Kami telah mendiskusikan isu ini dan saya hanya diberi tahu bahwa belum ada keputusan final. Rezim di Iran pasti telah menyadari bahwa presiden ini mampu dan juga bersedia mengambil langkah semacam itu. Kami dapat mengamati hal ini dalam beberapa pekan terakhir,” jelasnya.

Jerman sebagai sekutu utama Israel, mengambil sikap garis keras terhadap pemerintah Iran di tengah gelombang protes yang meluas di negara tersebut. Kanselir Friedrich Merz sebelumnya menyatakan bahwa rezim Teheran tengah menjalani hari-hari dan pekan-pekan terakhirnya.

Sementara itu, Duta Besar Iran juga dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Jerman pada Selasa.

“Tindakan brutal rezim Iran terhadap rakyatnya sendiri sungguh mengejutkan,” demikian pernyataan kementerian tersebut.

“Kami mendesak Iran untuk menghentikan kekerasan terhadap warganya dan menghormati hak-hak mereka,” tambah pernyataan tersebut.

Iran telah diguncang gelombang protes sejak bulan lalu, yang bermula pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran. Protes tersebut dipicu oleh anjloknya nilai tukar rial Iran serta memburuknya kondisi ekonomi. Demonstrasi kemudian menyebar ke sejumlah kota lain.

Pejabat pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik kerusuhan dan aksi terorisme.

Tidak ada angka resmi mengenai jumlah korban. Namun, Human Rights Activists News Agency (HRANA), sebuah kelompok HAM yang berbasis di AS, memperkirakan lebih dari 2.500 orang tewas.

HRANA juga mencatat bahwa aparat keamanan dan pengunjuk rasa, serta lebih dari 1.100 orang lainnya terluka, serta 18.000 orang telah ditahan. Kendati demikian, angka-angka ini belum dapat diverifikasi secara independen dan berbeda dari perkiraan lainnya.

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article